UNESA Raih BNPT Award: Memperkokoh Nilai Kebangsaan di Dunia Pendidikan

Dalam era globalisasi yang penuh tantangan, nilai-nilai kebangsaan menjadi fondasi penting untuk mempertahankan identitas dan persatuan bangsa. Perguruan Tinggi berperan untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air dan komitmen terhadap Pancasila serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Universitas Negeri Surabaya (UNESA) senantiasa berkomitmen untuk mengaktualisasikan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan kampus.
Hal tersebut mengantarkan UNESA untuk menerima penghargaan bergengsi sebagai Kampus Kebangsaan dalam Anugerah BNPT Award yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) pada 16 Juli 2024. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) pada acara yang berlangsung di kantor BNPT, Sentul, Bogor. Rektor Unesa menerima penghargaan tersebut atas nama seluruh civitas akademika UNESA.
Prof. Dr. Mutimmatul Faidah M.Ag., Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) UNESA, menjelaskan bahwa penghargaan ini diraih melalui proses seleksi yang ketat. “Komitmen kami dalam mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan kampus menjadi pertimbangan utama. Kami berupaya keras untuk memastikan setiap aspek di UNESA mencerminkan semangat kebangsaan dan nasionalisme,” katanya.
Komitmen UNESA tersebut diwujudkan melalui berbagai upaya konkret, seperti integrasi nilai kebangsaan dalam perkuliahan, kegiatan kemahasiswaan berupa seminar, dialog, camp interfaith, dan pelatihan kader kebangsaan. Selain itu, UNESA juga aktif dalam pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan mendampingi Desa Pancasila di Jawa Timur serta melakukan penelitian bertema kebangsaan. Untuk memastikan kesetiaan sumber daya manusia (dosen dan tenaga pendidikan) terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), UNESA juga memiliki political will yang kuat dari pimpinan, dibuktikan dengan adanya Subdirektorat khusus, yaitu Subdirektorat Ideologi, Moderasi Beragama, dan Bela Negara (IMBBN) di bawah naungan Direktorat PPIS.
Tak hanya itu, UNESA juga melakukan pemetaan potensi kerentanan dan mekanisme pencegahan serta penanganannya. Penguatan mahasiswa dilakukan melalui akademi komunitas seperti Mahasiswa Penggerak Moderasi Beragam dan Bela Negara serta Kanira (Komunitas Anti Intoleransi dan Radikalisme).
Selain UNESA, empat kampus lain yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Lampung (Unila), Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, dan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten juga menerima penghargaan serupa. Kelima kampus ini akan menjadi pionir dalam mengembangkan konsep Kampus Kebangsaan di Indonesia.

Penghargaan BNPT Award ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan masih relevan dan penting untuk terus diaktualisasikan di dunia pendidikan. UNESA sebagai Kampus Kebangsaan bertekad untuk terus berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda, guna membangun Indonesia yang lebih kuat dan bersatu.
Dengan semangat kebangsaan yang kokoh, Unesa siap melanjutkan perjuangan ini dan menginspirasi kampus-kampus lain di seluruh Indonesia untuk ikut serta dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan akademik dan masyarakat luas.
Share It On: