SMCC UNESA Adakan Pelatihan P4GN untuk Meningkatkan Kapasitas Guru dan Dosen

Pada 5 Maret 2025, Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengadakan seminar pelatihan bertajuk "Pelatihan Peningkatan Kapasitas Guru & Dosen dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika" yang bekerja sama dengan BNN Kota Surabaya dan BNN Provinsi Jawa Timur. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dalam pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan, serta peran penting lembaga pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba. Peserta pelatihan merupakan perwakilan guru BK dari berbagai sekolah di Jawa Timur.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Direktur PPIS Unesa, Mutimmatul Faidah. Wakil Rektor II Unesa, Bachtiar Sayiful Bachri, serta sambutan dari perwakilan ketua BNN Provinsi Jawa Timur. Ketiganya sama-sama menekankan tentang isu darurat narkoba dan meningkatnya jumlah pengguna serta berkembangnya jaringan peredaran narkotika.
Setelah sambutan, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh perwakilan BNN Provinsi Jawa Timur, Anne Putri Harini, yang membahas tentang kebijakan dan strategi BNN dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Ia menekankan bahwa pencegahan narkoba bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Semua elemen masyarakat, dari pemerintah, institusi pendidikan hingga keluarga harus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.
Pemaparan materi kedua disampaikan oleh perwakilan BNN Kota Surabaya, Rahmatika Ramadhan, tentang peran pendidikan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Terakhir, pemaparan materi oleh Kasubdit SMCC Unesa, Wiryo Nuryono, yang membahas tentang layanan Bimbingan dan Konseling dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah. Wiryo menambahkan bahwa peran guru BK sangat penting dalam membangun kesadaran dan ketahanan siswa terhadap bahaya narkoba. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan bebas dari pengaruh narkotika.
Melalui pelatihan ini, diharapkan strategi yang telah dirumuskan dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan. Kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba semakin meningkat serta upaya pencegahannya dapat berjalan lebih efektif. Semua elemen bangsa harus bersatu untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba!
Share It On: