SMCC Hadiri Workshop Psychological First Aid untuk Anak di Universitas Negeri Malang

Pada 13 Februari 2025, Pusat Gender dan Kependudukan (PGK) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang menyelenggarakan Workshop Psychological First Aid & Trauma Counseling for Children di Ruang Rapat Senat, Lantai 9 Gedung Rektorat UM. Acara ini dihadiri oleh 39 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk perwakilan dari Subdirektorat Mitigasi Crisis Center Unesa. Workshop ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pertolongan pertama psikologis (psychological first aid/PFA) serta teknik konseling yang efektif untuk anak-anak yang mengalami trauma.
Dalam workshop ini, peserta mempelajari berbagai teknik pertolongan pertama psikologis, termasuk cara memahami psychological first aid & counseling for distress and trauma, konseling resiliensi, serta penggunaan instrumen Post-Traumatic Stress Disorder Checklist-5 (PCL-5) dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21). Salah satu teknik yang menarik perhatian adalah Emotional Freedom Technique, yang dipraktikkan secara langsung sebagai metode relaksasi yang sederhana namun efektif dalam menenangkan anak-anak yang mengalami trauma.
Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan tentang pentingnya pengenalan gejala trauma pada anak, yang sering kali berbeda dengan orang dewasa, serta teknik membangun kepercayaan dan komunikasi yang efektif dengan anak-anak yang sedang mengalami kesulitan psikologis.
Tidak hanya mendapatkan teori, peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh melalui simulasi dan diskusi kelompok. Praktikum ini memberikan pengalaman nyata dalam melakukan intervensi awal kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan psikologis, serta meningkatkan pemahaman tentang dampak trauma jangka panjang terhadap perkembangan anak.
Workshop ini tidak hanya menambah wawasan dan keterampilan peserta dalam bidang psikologi anak, tetapi juga membuka peluang untuk kolaborasi antara berbagai pihak dalam mendukung pemulihan psikologis anak-anak yang terdampak peristiwa traumatis. Peserta mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ilmu yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung kesejahteraan psikologis anak-anak yang mengalami trauma.
Share It On: