Surabaya, 28 Agustus 2024 — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cakra Harmoni Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bersama Samping Theahtrum sukses menggelar pertunjukan "Teater Kebangsaan" dalam rangkaian acara "Youth of Indonesia" yang berlangsung di Lapangan Rektorat UNESA. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), serta pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor II Bidang Hukum, Ketatalaksanaan, Keuangan, dan Sumber Daya Usaha UNESA, Dr. Bachtiar Syaiful Bachri, M.Pd., Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNESA, Dr. Muhammad Sholeh, S.Pd., M.Pd., dan Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis UNESA, Prof. Dr. Hj. Mutimmatul Faidah, S.Ag., M.Ag., serta jajaran dekanat selingkung UNESA.
Pertunjukan teater yang dipersembahkan oleh UKM CAH HARMONI UNESA berkolaborasi dengan Samping Theathrum ini berhasil memukau penonton dengan penampilan yang sarat akan pesan moral. Melalui sejumlah adegan yang dihadirkan, penonton diajak untuk merenungkan pentingnya persatuan bangsa dan menolak segala bentuk radikalisme serta terorisme. Teater Kebangsaan tersebut tidak hanya sekadar hiburan, melainkan juga berfungsi sebagai sarana penyadaran yang efektif, terutama di kalangan generasi muda yang rentan terhadap pengaruh negatif.

Acara ini menunjukkan komitmen UNESA dalam berkontribusi terhadap pencegahan radikalisme dan terorisme melalui pendekatan budaya dan seni. Penampilan ini juga menunjukkan bahwa seni teater dapat menjadi media yang kuat dalam menyampaikan pesan-pesan kebhinekaan, toleransi, dan perdamaian. Dengan memanfaatkan potensi seni sebagai alat refleksi sosial, UKM CAH HARMONI UNESA berhasil mengemas isu-isu strategis nasional dalam bentuk yang mudah dicerna oleh khalayak, tanpa mengurangi kedalaman pesan yang disampaikan.
Antusiasme para peserta, baik mahasiswa maupun tamu undangan, terlihat jelas dari tingginya apresiasi yang diberikan. Para perwakilan BNPT dan FKPT memuji inisiatif ini sebagai kontribusi nyata dari kalangan akademisi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam memerangi paham-paham radikal yang dapat merusak tatanan sosial dan budaya bangsa.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan UNESA dapat terus menjadi pelopor dalam gerakan pencegahan radikalisme melalui kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Selain itu, acara ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat umum akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan terus memperkuat persatuan di tengah-tengah perbedaan.
Melalui pertunjukan "Teater Kebangsaan", UNESA tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap isu-isu strategis nasional, tetapi juga menegaskan peran seni dan budaya sebagai fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai, toleran, dan berpikiran terbuka. Ke depannya, diharapkan lebih banyak kegiatan serupa yang dapat menginspirasi generasi muda untuk aktif berpartisipasi dalam menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Share It On: