Kuatkan Sinergi Anti Korupsi, Indonesia Corruption Watch Berkunjung ke UNESA

Pendidikan anti korupsi di perguruan tinggi memegang peranan penting dalam membentuk integritas dan kesadaran mahasiswa tentang nilai-nilai anti korupsi. Dalam upaya menggalakkan penguatan pendidikan tersebut, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengadakan kunjungan ke Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Selasa, 13 Agustus 2024, di lantai 7 Gedung Rektorat Unesa.
Ketua ICW beserta tim hadir dalam forum ini dan diterima oleh Wakil Rektor 4, Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS), dan Kasubdit Ideologi Moderasi Beragama dan Bela Negara (IMBBN).
Dalam forum tersebut, ICW menjajaki kerjasama dengan Unesa dalam penguatan pendidikan anti korupsi melalui Akademi Anti Korupsi. Program ini dirancang untuk diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen terhadap nilai-nilai anti korupsi. Selain itu, forum ini juga membuka peluang untuk magang MBKM, penelitian, uji materi, advokasi kasus, Sekolah Sakti, eksaminator, serta kegiatan inovatif lainnya.
Tawaran kerjasama tersebut disambut sangat positif oleh Dr. Martadi, Wakil Rektor 4, yang menegaskan bahwa Unesa serius dalam penguatan anti korupsi. Hal ini diwujudkan melalui implementasi nilai-nilai anti korupsi dalam pembelajaran, riset, dan nilai-nilai yang dihidupi di kampus. Komitmen Unesa untuk menciptakan lingkungan akademik yang bersih dan berintegritas diakui dan didukung melalui berbagai inisiatif dan kerjasama strategis.
Sebagai langkah awal dari kerjasama ini, disepakati program jangka pendek berupa penandatanganan MoU yang akan dirangkai dengan diskusi publik dan pelatihan ToT (Training of Trainers) Tim Pendamping Akademi Anti Korupsi di akhir September. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Unesa dalam penguatan pendidikan anti korupsi dan menjadikan Unesa sebagai institusi yang terdepan dalam menerapkan nilai-nilai anti korupsi di lingkungan akademik.
Share It On: