SD LABSCHOOL Gandeng Satgas PPKS UNESA dalam Pencegahan Bullying

Masalah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menjadi isu yang memerlukan perhatian serius. Bullying dapat berdampak buruk pada perkembangan psikologis dan sosial anak-anak. Untuk mengatasi masalah ini, SD LABSCHOOL bekerja sama dengan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UNESA untuk menggelar edukasi bertajuk "Say No to Bullying" pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Jumat, 19 Juli 2024.
Edukasi ini diikuti oleh 300 siswa SD dari kelas 4, 5, dan 6. Nanda Audia Vrisaba, M.Psi., Psikolog, salah satu narasumber dari Satgas PPKS UNESA, menjelaskan bahwa setiap siswa memiliki keunikan dan perbedaan yang harus dihargai, bukan dicela. “Penting bagi setiap siswa untuk memahami bahwa perbedaan adalah hal yang harus dihargai. Setiap individu memiliki keunikan yang tidak boleh menjadi alasan untuk di-bully,” ujar Nanda.
Materi edukasi mencakup berbagai bentuk bullying, termasuk bullying fisik, verbal, emosional, dan cyberbullying. Diskusi ini berjalan dengan penuh interaksi dan keaktifan dari siswa. Banyak pertanyaan muncul terkait bentuk-bentuk perilaku bullying dan hal-hal yang perlu dilakukan ketika menjadi korban bullying.
Nanda memberikan tips kepada anak-anak untuk menghindari perilaku bullying. Tips tersebut meliputi pentingnya menghargai perbedaan di antara teman-teman, serta memahami dampak negatif yang dialami oleh korban bullying.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami dan menghindari perilaku bullying, serta lebih peka terhadap dampak yang dirasakan oleh korban. Kolaborasi antara SD LABSCHOOL dan Satgas PPKS UNESA ini merupakan langkah positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung perkembangan sosial-emotional siswa.
Pencegahan bullying bukanlah tugas yang bisa diabaikan, melainkan tanggung jawab bersama dari seluruh anggota komunitas sekolah. Dengan edukasi yang terus-menerus dan kolaborasi yang solid, diharapkan perundungan di sekolah dapat diminimalisir, serta tercipta suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung bagi semua siswa.
Share It On: