LLDIKTI 12 Libatkan Satgas PPKS Unesa, Satgas PPKS Unpatti, dan Puspeka Kemendikbud Perkuat Penagananan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pendidikan Tinggi

Ambon, 25 September 2024 — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XII Ambon kembali menggelar sosialisasi Peningkatan Kapasitas Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah Ambon. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam membekali tim Satgas PPKS agar mampu menangani kasus kekerasan seksual dengan lebih efektif di lingkungan kampus, sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap mahasiswa dari tindakan kekerasan seksual.
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai tim Satgas PPKS dari Perguruan Tinggi Swasta di bawah naungan LLDikti Wilayah XII Ambon ini menghadirkan narasumber utama Pebi Sukamdani, S.Sos. dari Pusat Penguatan Karakter Kemendikbudristek dan Iman Pasu Purba, S.H., M.H. dari Universitas Negeri Surabaya. Sesi sosialisasi ini difasilitasi oleh Dr. Ir. Fransina S. Latumahina, S.Hut., M.P., IPU., ASEAN Eng., yang merupakan tokoh penting di wilayah Ambon.
Dalam sesi pembukaannya, Pebi Sukamdani menyampaikan materi yang menekankan pada penguatan karakter mahasiswa sebagai fondasi utama dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di kampus. Ia menegaskan bahwa membangun kesadaran dan sikap saling menghormati antar individu menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan akademis yang aman. “Penguatan karakter ini bukan hanya tanggung jawab kampus, tetapi juga bagian dari budaya yang harus kita bangun bersama-sama,” kata Pebi.
Iman Pasu Purba kemudian melanjutkan dengan materi mengenai tantangan dalam penanganan kekerasan seksual di kampus, terutama dalam konteks relasi interpersonal seperti pacaran, serta dalam aktivitas-aktivitas akademik seperti magang dan KKN. Ia mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap bentuk kekerasan yang mungkin tidak disadari oleh banyak pihak. “Banyak kasus kekerasan seksual di kampus yang tersembunyi di balik hubungan interpersonal, sehingga penting bagi Satgas PPKS untuk mampu mengidentifikasi dan meresponsnya dengan cepat,” ujar Iman.
Share It On: