SMCC UNESA Bekali Mahasiswa Magang Kembangkan Riset Layanan
Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC) Universitas Negeri Surabaya
(UNESA) bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) menyelenggarakan
Pelatihan Riset Mahasiswa Magang SMCC 2026 bertajuk “Mengenali Tantangan,
Menemukan Kekuatan: Menyalakan Minat Riset Mahasiswa untuk Pengembangan Layanan
SMCC” pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring
melalui platform Zoom Meeting, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Pelatihan ini menghadirkan Dr. Binti Isrofin, M.Pd., Dosen Bimbingan
dan Konseling Universitas Negeri Semarang (UNNES), sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya riset sebagai langkah awal
dalam pengembangan layanan SMCC yang berdampak dan dapat dipertanggungjawabkan
bagi mahasiswa. Materi yang disampaikan meliputi konsep profiling mahasiswa
yang terdiri atas risk profile, strength profile, context profile, dan needs profile,
tahapan proses riset mulai dari Observe, Profile, Understand hingga Design,
Implement, Evaluate, dan Improve, lima tips menemukan ide riset, serta batas
etis yang perlu diperhatikan mahasiswa magang dalam melaksanakan riset maupun
pelayanan kepada mahasiswa.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa magang SMCC UNESA dan berlangsung
secara interaktif, diawali dengan pembukaan dan penyampaian learning outcome,
dilanjutkan dengan penyampaian materi, sesi refleksi awal, diskusi studi kasus
“Kisah R”, tanya jawab, hingga mini research challenge sebagai latihan mengubah
hasil pengamatan menjadi pertanyaan riset awal. Melalui studi kasus tersebut,
peserta diajak memahami bahwa pertanyaan “apa masalah R?” hanya menghasilkan
setengah cerita, sehingga perlu digali pula sisi kekuatan mahasiswa, seperti
dukungan teman, keluarga, tujuan akademik, dan kesiapan mencari bantuan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme tinggi
dengan aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berlatih memetakan
risk, strength, dan context melalui lembar mini research challenge. Kegiatan
ini menghasilkan sejumlah ide dan pertanyaan riset awal dari peserta, di
antaranya mengenai hubungan resiliensi dengan burnout akademik pada mahasiswa
yang bekerja, serta hubungan sense of belonging dengan kesepian pada mahasiswa
perantau, yang diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan program dan layanan
SMCC ke depan.
Pelatihan Riset Mahasiswa Magang SMCC 2026 diharapkan mampu membangun
budaya berpikir ilmiah di kalangan mahasiswa magang, sehingga mereka tidak
hanya berperan sebagai pendukung layanan operasional, tetapi juga sebagai
peneliti muda yang mampu mengubah pengamatan sehari-hari menjadi riset yang
bermakna bagi penguatan program dan layanan SMCC Universitas Negeri Surabaya.
Share It On: