Educamp FBS UNESA Dorong Mahasiswa Angkatan 2019 Segera Tuntaskan Studi
Percepatan penyelesaian studi mahasiswa terus menjadi perhatian Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui berbagai program pendampingan yang terstruktur. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, pendekatan yang dilakukan juga melibatkan dukungan kelembagaan dan layanan konseling agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya secara optimal.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Education Camp (Educamp) yang diselenggarakan Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis dan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNESA pada Kamis, 16 April 2026. Bertempat di Auditorium Gedung T2 Lantai 3, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 15.00 WIB dan secara khusus menyasar mahasiswa angkatan 2019 yang masih berada pada tahap akhir penyelesaian studi.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Dekan I FBS UNESA, Anas Ahmadi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara fakultas, program studi, dan mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa sinergi menjadi kunci dalam mengatasi berbagai hambatan akademik yang dapat mengganggu kelulusan tepat waktu. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Kasubdit Mitigasi Crisis Center UNESA, Wiryo Nuryono, yang memberikan pengarahan terkait strategi percepatan studi. Ia turut menyoroti pentingnya layanan konseling dalam mendukung kesiapan akademik sekaligus kondisi psikologis mahasiswa selama proses penyelesaian tugas akhir.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Dekan II, tim Bimbingan Konseling Fakultas, tim AEE FBS, serta para koordinator program studi jenjang sarjana di lingkungan FBS. Keterlibatan berbagai pihak ini memperkuat upaya pendampingan yang dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sesi pengarahan, diskusi, serta pemetaan permasalahan akademik mahasiswa. Melalui proses ini, berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa dapat diidentifikasi secara lebih rinci, baik yang bersifat akademik maupun non-akademik.
Setelah sesi utama, peserta diarahkan kembali ke program studi masing-masing untuk mendapatkan pendampingan lanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan agar percepatan kelulusan tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, tetapi terus berlanjut hingga mahasiswa benar-benar menyelesaikan studinya.
Share It On: