Para Guru SMPN 51 Surabaya Hadiri Kegiatan Bimtek di UNESA

Dalam era pendidikan yang terus berkembang, para pendidik dituntut untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka agar dapat menghadapi tantangan pendidikan modern. Transformasi metode pengajaran dan penguatan karakter siswa yang anti kekerasan menjadi fokus utama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan produktif. Untuk mencapai tujuan ini, SMPN 51 Surabaya pada Sabtu (13/07) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan bersama Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) guna memperkuat kapasitas guru dalam mengadopsi metode pengajaran yang inovatif dan membangun karakter siswa yang bebas dari kekerasan.
Kegiatan Bimtek ini dimulai dengan sesi ice breaking yang berlangsung penuh semangat dan berhasil membangkitkan energi dan antusiasme para peserta, yang terdiri dari guru-guru SMPN 51 Surabaya. Selanjutnya, acara resmi dibuka oleh Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag., Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS). Dalam sambutannya, Prof. Dr. Mutimmatul Faidah menekankan pentingnya memahami dan menerapkan paradigma baru dalam pembelajaran yang berorientasi pada pencegahan kekerasan.
Prof. Dr. Mutimmatul Faidah kemudian menyampaikan materi pertama yang memberikan gambaran umum tentang paradigma baru dalam pembelajaran dan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan. Beliau menjelaskan Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023, berbagai bentuk kekerasan yang sering terjadi di sekolah, dan konsep pembelajaran berdiferensiasi. Peserta juga diajak untuk melakukan analisis model gunung es guna mengidentifikasi permasalahan yang kerap muncul di sekolah.

Share It On: