Dalam dunia yang semakin kompleks,
tekanan dan stres dari berbagai aspek kehidupan seperti hubungan,
pekerjaan, dan tuntutan sosial dapat dirasakan oleh banyak individu. Hal
ini dapat menyebabkan penurunan kesejahteraan mental dan emosional
serta membuat individu terjebak dalam pola pikir negatif.
Untuk menjaga keseimbangan mental dan menghindari terjebak dalam kondisi stres, diperlukan suatu pendekatan mindfulness atau
kesadaran diri sebagai salah satu solusi utama. Pendekatan ini tidak
hanya memungkinkan seseorang untuk mengenali dan memahami pikiran serta
emosi mereka dengan lebih baik, tetapi juga memperbolehkan mereka untuk
merespons dengan lebih bijaksana terhadap situasi yang menimbulkan
tekanan.
Dengan
mengembangkan kemampuan untuk memusatkan perhatian pada momen sekarang
dan menerima dengan penuh kesadaran apa yang terjadi tanpa penilaian
atau reaksi berlebihan, seseorang dapat membangun ketahanan mental yang
kuat.
Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran terhadap kesehatan mental, Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC) telah menyelenggarakan Kelas Kesehatan Mental berkolaborasi dengan Rekan Curhat Mahasiswa, yang dipimpin oleh praktisi psikolog UNESA, Qurrota Ayuni Fitriana, S. Psi., M.Psi., Psikolog. Acara ini berlangsung di Gedung Psikologi, ruangan 01.05 pada hari Jumat, 26 April 2024.
Kelas Kesehatan Mental diadakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh dengan menerapkan konsep mindfulness. Sejumlah 21 orang dari berbagai fakultas di UNESA ikut serta dalam kegiatan ini. Kelas diselenggarakan dalam suasana yang kondusif untuk memfasilitasi praktik mindfulness, melalui meditasi dan refleksi. Salah satu peserta, Bas, menyatakan bahwa praktik mindfulness sangat relevan untuk zaman ini dan dapat membantu seseorang dalam memahami diri sendiri serta menyadari permasalahan mental yang dihadapi.