E-SAFE Camp Vol. 5: Kenali Diri, Jaga Privasi di Era Digital Bersama Satgas PPKPT UNESA
Di era digital yang serba cepat dan terhubung, batas antara ruang pribadi dan publik menjadi semakin kabur. Banyak individu, terutama mahasiswa, tanpa sadar terjebak dalam praktik oversharing yang dapat membuka celah bagi penyalahgunaan data pribadi. Kesadaran akan pentingnya menjaga privasi dan mengenali batasan diri pun menjadi kebutuhan mendesak yang perlu terus digaungkan.
Sebagai bagian dari komitmen menciptakan ruang digital yang aman dan sadar gender, Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk E-SAFE Camp episode kelima pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Mengangkat tema “Swipe Secukupnya: Kenali Diri, Jaga Privasi,” acara ini diselenggarakan secara daring dan menyasar kalangan mahasiswa sebagai agen penting dalam menciptakan budaya digital yang sehat.
Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara inspiratif dari unsur mahasiswa, yakni Siti Makrufah dari Satgas PPKPT UNESA dan Sabrina Mutiara selaku Mahasiswa Penggerak Anti Kekerasan Unesa. Keduanya menyampaikan materi yang erat dengan keseharian mahasiswa di media sosial, mulai dari fenomena oversharing, pentingnya memahami personal boundaries, hingga potensi ancaman dari penyalahgunaan data pribadi.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya enam jenis healthy boundaries, yakni batasan fisik, emosional, seksual, verbal, waktu, dan material. Pengetahuan ini menjadi bekal penting agar mahasiswa dapat lebih sadar dalam menjaga diri, baik di ruang nyata maupun digital. Selain itu, disoroti pula data dari Pew Research Center (2023) yang menunjukkan bahwa 70% pengguna media sosial pernah menyesal telah membagikan informasi pribadi secara daring. Hal ini menjadi pengingat bahwa privasi adalah hak yang harus dijaga, bukan dikorbankan demi eksistensi digital.
Lebih dari sekadar menyampaikan materi, E-SAFE Camp 5 juga menjadi ruang reflektif yang mendorong peserta untuk mengevaluasi perilaku daring mereka. Nilai-nilai Speak. Act. Fight. Empower yang diusung dalam kegiatan ini menggambarkan semangat Satgas PPKPT UNESA dalam memberdayakan mahasiswa untuk menjadi pelindung bagi dirinya sendiri dan sesama dari potensi kekerasan berbasis gender online (KBGO).
Tak hanya itu, peserta juga memperoleh berbagai insight baru terkait literasi digital, memperluas jejaring, serta dorongan konkret untuk menerapkan prinsip “Pilih, Pikir, Posting” dalam setiap interaksi digital. Dengan semangat kolaboratif dan edukatif, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi mahasiswa yang cerdas bermedia, berdaya dalam menjaga diri, dan bijak dalam membangun relasi di era digital.
Share It On: