E-Safe Camp Vol. 3: Satgas PPKPT UNESA Bongkar Bahaya Sekstorsi di Era Digital
Di tengah derasnya arus digitalisasi, kekerasan berbasis gender online (KBGO) semakin marak dan bertransformasi menjadi bentuk-bentuk yang kian kompleks. Salah satunya adalah sekstorsi, praktik pemerasan berbasis seksual yang menyasar generasi muda melalui platform daring. Kesadaran akan bahaya ini perlu dibangun secara kolektif, khususnya di kalangan remaja dan mahasiswa yang menjadi kelompok paling rentan.
Sebagai respon terhadap isu tersebut, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menggelar E-SAFE CAMP episode ketiga pada Sabtu, 26 Juli 2025. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Don’t Click Regret: Sekstorsi Itu Real!” yang bertujuan membongkar praktik sekstorsi sebagai bentuk kekerasan yang nyata dan serius di ruang digital.
Dua narasumber dari unsur mahasiswa Satgas PPKPT UNESA, Tegas Tri Cahyo dan Erlina Mawarda, hadir sebagai pemantik diskusi. Mereka memberikan pemaparan komprehensif terkait pola dan modus sekstorsi yang kini semakin canggih, mulai dari rekaman video call secara diam-diam, peretasan akun pribadi, hingga manipulasi psikologis melalui hubungan palsu atau grooming yang menyamar sebagai pacaran online.
Dalam diskusi tersebut, para peserta diajak untuk mengenali gejala dan siklus sekstorsi yang seringkali tidak disadari oleh korban hingga terlambat. Salah satu data penting yang disampaikan berasal dari SAFEnet, yang mencatat sebanyak 358 kasus sekstorsi dari total 1.544 laporan KBGO selama Januari hingga September 2024. Mayoritas korban berasal dari kalangan remaja dan mahasiswa, menandakan perlunya peningkatan literasi digital serta kesadaran kritis terhadap bahaya dunia maya.
Lebih dari sekadar berbagi informasi, acara ini juga menekankan bahwa korban sekstorsi tidak bersalah dan berhak mendapat perlindungan hukum serta dukungan pemulihan psikologis. E-SAFE CAMP menjadi ruang aman bagi peserta untuk memahami, berdiskusi, dan membangun solidaritas dalam menghadapi kekerasan seksual berbasis digital yang terus mengintai. Dengan semangat edukatif dan preventif, Satgas PPKPT UNESA berkomitmen menjadikan E-SAFE CAMP sebagai agenda berkelanjutan demi menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan berperspektif gender.
Share It On: