Direktorat PPIS Dorong Dosen Baru UNESA Lebih Aware terhadap Isu Strategis Kampus
Pada Senin, 29 September 2025, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar pengarahan Dosen Tetap Non-PNS (DTN) dengan menghadirkan pemaparan dari berbagai direktorat, mulai dari Direktorat Inovasi, Pemeringkatan dan Publikasi Ilmiah, Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS), Direktorat Keuangan, hingga Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Forum ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat kesadaran sivitas akademika terhadap tantangan sekaligus peluang yang dihadapi UNESA ke depan.
Salah satu perhatian utama datang dari Direktorat PPIS melalui arahan Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag. Ia menegaskan bahwa isu strategis di lingkungan kampus tidak hanya menyangkut akademik, tetapi juga problem sosial yang bisa langsung menimpa dosen maupun mahasiswa. Prof. Mutim menyoroti sejumlah kasus penting seperti potensi kekerasan yang bisa terjadi pada dosen, hingga fenomena perjudian online (judol) dan pinjaman online (pinjol) yang kerap menjebak sehingga memerlukan pengelolaan finansial yang bijak. Prof. Mutim juga menyinggung problem kesehatan mental yang bisa terjadi pada dosen akibat beban kerja yang berlebih. Praktik joki tugas yang marak terjadi di kalangan mahasiswa turut dibahas. Menurut Prof. Mutim, dosen sebagai pengampu pembelajaran perlu memberikan perhatian serius pada problem tersebut.
Lebih jauh, Prof. Mutim memaparkan bahwa Direktorat PPIS telah menyediakan kanal pelaporan dan layanan konseling yang dapat diakses baik oleh dosen maupun mahasiswa. Ia mengimbau para dosen untuk lebih peka terhadap kesehatan mental mahasiswa yang seringkali terganggu oleh masalah keluarga, adaptasi dengan lingkungan kampus, hingga tekanan akademik. Dosen dapat berperan penting dengan mengarahkan mahasiswa untuk memanfaatkan layanan konseling yang tersedia atau mengikuti saluran yang disiapkan Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC).
Hal tersebut turut diperkuat oleh Dr. Wiryo Nuryono, M.Pd., Kepala SMCC, yang menyampaikan bahwa setiap fakultas di UNESA kini sudah memiliki Tim Bimbingan Konseling (BK). Keberadaan tim tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendampingi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dinamika kehidupan akademik maupun personal.
Pengarahan DTN ini mencerminkan komitmen UNESA dalam membangun ekosistem kampus yang sehat, produktif, dan responsif terhadap isu-isu strategis. Dengan sinergi lintas direktorat, termasuk peran sentral Direktorat PPIS, diharapkan dosen dan mahasiswa semakin terbekali dalam menghadapi berbagai tantangan yang hadir di tengah perubahan zaman.
Share It On: