Satgas PPK UNESA Perkuat Implementasi PPKPT di LLDIKTI Wilayah II
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Komitmen tersebut diwujudkan tidak hanya melalui penguatan kebijakan dan program di lingkungan kampus, tetapi juga dengan berbagi praktik baik kepada perguruan tinggi lain di tingkat nasional.
Salah satu bentuk kontribusi tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Subdirektorat Pencegahan, Penanganan Kekerasan, dan Isu Strategis (PPKIS) UNESA, Iman Pasu Purba, sebagai narasumber pada kegiatan Penguatan Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni pada 20–22 Juli 2026 di Emersia Hotel and Resort, Bandar Lampung. Forum ini diikuti oleh perwakilan berbagai perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah II sebagai upaya memperkuat pemahaman serta kesiapan institusi dalam mengimplementasikan Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 secara efektif.
Selama kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai aspek implementasi regulasi, mulai dari strategi pencegahan, mekanisme penanganan kasus kekerasan, hingga penguatan tata kelola satuan tugas di perguruan tinggi. Materi disampaikan melalui pemaparan narasumber, diskusi interaktif, serta sesi berbagi pengalaman yang memungkinkan peserta saling bertukar praktik baik dalam membangun sistem perlindungan yang berpihak pada korban.
Sebagai narasumber, Iman Pasu Purba membagikan pengalaman UNESA dalam mengembangkan sistem pencegahan dan penanganan kekerasan yang terintegrasi. Berbagai praktik yang telah diterapkan di lingkungan UNESA menjadi referensi bagi perguruan tinggi lain dalam membangun ekosistem kampus yang aman, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari penugasan resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan kepada para narasumber. Selain menyampaikan materi, para narasumber diberikan amanah untuk menjalankan tugas secara profesional serta menyusun laporan evaluasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas implementasi kebijakan di tingkat nasional.
Partisipasi UNESA dalam forum tersebut semakin menegaskan peran strategis universitas sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mendukung implementasi kebijakan nasional mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan pendidikan tinggi. Melalui kolaborasi bersama LLDIKTI dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, UNESA berharap tercipta sinergi yang semakin kuat dalam mewujudkan budaya akademik yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Share It On: