Perkuat Semangat Bela Negara, Direktorat PPIS UNESA Berangkatkan Delegasi ke Jambore Nasional
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus mendorong mahasiswanya untuk berperan aktif dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kesiapsiagaan bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberangkatan delegasi untuk mengikuti Jambore dan Olimpiade Bela Negara yang diselenggarakan di UPN Veteran Yogyakarta. Prosesi pelepasan kontingen dilaksanakan oleh Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) UNESA di Lobi Rektorat Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, pada Kamis (25/6). Kegiatan berskala nasional tersebut berlangsung selama tiga hari dan mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Selama kegiatan, para peserta akan mengikuti beragam agenda yang dirancang untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus meningkatkan kapasitas dalam mitigasi bencana. Rangkaian kegiatan meliputi forum diskusi pemecahan masalah (problem solving) mengenai isu bela negara dan ketahanan bencana, simulasi penanganan bencana, hingga berbagai kompetisi seperti fotografi, sketsa, dan kuis bela negara.
UNESA mengirimkan lima mahasiswi sebagai delegasi yang berasal dari berbagai program studi. Seluruh peserta merupakan kader terpilih dari tiga Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) binaan Direktorat PPIS di bawah Subdirektorat Mitigasi Crisis Center (SMCC), yaitu UKM Ankasa, UKM Cakra Harmoni, dan UKM Peduli Kemanusiaan.
Direktur PPIS UNESA, Mutimmatul Faidah, menyampaikan bahwa keikutsertaan UNESA dalam jambore tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata kampus dalam memperkuat jejaring mahasiswa di tingkat nasional, khususnya pada isu bela negara dan kebencanaan. "Keikutsertaan UNESA bukan sekadar mengikuti kompetisi, tetapi juga membangun solidaritas antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Di jambore ini, peserta akan berdiskusi dan mencari solusi bersama terkait isu bela negara dan ketahanan bencana," ujarnya.
Mutimmatul menambahkan bahwa delegasi yang diberangkatkan memiliki bekal pengalaman sesuai bidangnya masing-masing. Perpaduan kemampuan tersebut diharapkan dapat menjadi modal untuk berkontribusi dalam setiap agenda kegiatan sekaligus membawa pulang pengalaman yang dapat dibagikan kepada sivitas akademika UNESA. "Harapannya, sepulang dari Yogyakarta mereka dapat menginternalisasikan nilai-nilai wawasan kebangsaan dan mitigasi bencana kepada mahasiswa UNESA, sehingga manfaat kegiatan ini tidak berhenti pada peserta saja, tetapi juga dirasakan oleh lingkungan kampus," tambahnya.
Senada dengan itu, dosen pembimbing kontingen, Aghus Sifaq, menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sebelum keberangkatan. Selain mengikuti latihan bersama secara terstruktur, setiap anggota juga melakukan latihan mandiri sesuai kompetensi yang dimiliki. "Kami mengirimkan perwakilan dengan latar belakang dan keterampilan yang berbeda dari masing-masing UKM. Perbedaan kemampuan ini justru menjadi kekuatan agar mereka dapat saling melengkapi dan bekerja sama selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan," ungkapnya.
Melalui keikutsertaan dalam Jambore dan Olimpiade Bela Negara, Direktorat PPIS UNESA berharap para delegasi tidak hanya mampu menunjukkan prestasi, tetapi juga menjadi agen yang menyebarluaskan semangat bela negara, kepedulian terhadap kemanusiaan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Share It On: