Garda UNESA 2025 Satukan Suara Berikrar Lawan Kekerasan
Suasana penuh semangat
mewarnai puncak Inagurasi Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru
(PKKMB) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang digelar di Graha UNESA pada
Senin, 25 Agustus 2025. Ribuan mahasiswa baru mengikuti acara dengan
antusias, terlebih ketika mereka diajak untuk bersama-sama mengikrarkan
komitmen mencegah kekerasan di lingkungan kampus.
Komitmen tersebut ditandai dengan penyematan
pita ungu di lengan. Pita ungu dipilih sebagai simbol perlawanan terhadap
kekerasan sekaligus penegasan bahwa kampus harus menjadi ruang yang aman dan
nyaman bagi seluruh warganya. Setelah itu, mahasiswa secara serempak membacakan
ikrar anti kekerasan, meneguhkan semangat satu suara dan satu langkah untuk
melawan segala bentuk kekerasan.
Deklarasi ini merupakan tindak lanjut atas
imbauan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) agar
nilai-nilai anti kekerasan diintegrasikan dalam rangkaian kegiatan PKKMB 2025
di seluruh perguruan tinggi.
Direktur Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) UNESA, Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag., menyampaikan bahwa pembacaan ikrar bersama ini adalah bentuk nyata komitmen lembaga dalam mencegah berbagai tindakan kekerasan. “Deklarasi ini kita ikrarkan di awal agar semua mahasiswa memiliki komitmen yang sama, satu suara, satu semangat untuk tidak menjadi pelaku dan korban. Juga agar mahasiswa merasa bahwa saya berada di kampus para juara, kampus yang memberikan ruang aman untuk mereka bisa berhasil,” ujarnya.
Menurutnya, upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga, melainkan juga perlu dukungan penuh dari mahasiswa. Komitmen bersama akan semakin memperkuat berbagai program edukasi yang telah dijalankan Satgas PPKPT UNESA, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih inklusif dan bebas dari kekerasan.

Sebagai langkah mitigasi, Satgas PPKPT UNESA juga membuka layanan konseling, baik secara online maupun offline, yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk berbagi cerita, mengadu, atau mencari ruang aman untuk menyampaikan perasaan mereka. Selain itu, mahasiswa juga diajak berkontribusi di media sosial melalui kampanye twibbon bertema anti kekerasan.
Adapun bunyi ikrar anti kekerasan yang digaungkan ribuan mahasiswa baru UNESA dalam acara puncak PKKMB 2025 adalah sebagai berikut:
Kami dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab berikrar:
- Melawan segala bentuk kekerasan baik fisik, verbal, seksual, perundungan, psikologis, diskriminasi, maupun intoleransi di lingkungan kampus dan masyarakat;
- Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati dalam pergaulan pembelajaran, kegiatan kemahasiswaan, dan kemasyarakatan;
- Bertindak aktif menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan minim kekerasan bagi seluruh warga UNESA.
Momen penyematan pita ungu dan pembacaan ikrar ini menjadi penanda bahwa mahasiswa baru UNESA 2025 resmi memulai perjalanan akademiknya dengan semangat kebersamaan, keberanian, serta komitmen kuat untuk menjaga kampus agar tetap menjadi ruang yang aman, inklusif, dan penuh prestasi.
Share It On: